Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Mobil » Mercedes-Benz Gelar Kontes Teknisi, Perkuat Kualitas Aftersales dan Kompetensi Teknisi

Mercedes-Benz Gelar Kontes Teknisi, Perkuat Kualitas Aftersales dan Kompetensi Teknisi

  • account_circle JasNy
  • calendar_month 16 jam yang lalu

Automotostyle – Mercedes-Benz Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan purna jual terbaik melalui penyelenggaraan Mercedes-Benz Technician Skill Contest 2026.

Kompetisi tahunan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi teknisi di jaringan dealer resmi.

Sekaligus juga memastikan pelanggan memperoleh layanan yang presisi, profesional, dan sesuai standar global Mercedes-Benz.

Ajang ini diikuti 64 teknisi dari 14 dealer resmi Mercedes-Benz di Indonesia. Setelah melewati dua tahap seleksi online, sebanyak 16 teknisi terbaik lolos ke Grand Final yang digelar di Inchcape Indonesia Training Center.

Para finalis berkompetisi dalam empat kategori, yakni Qualified Maintenance Technician, Qualified System Technician, Certified Diagnostic Technician, dan Body & Paint.

Mengusung tema “One Team. One Star.”, kompetisi ini menjadi simbol kolaborasi seluruh jaringan dealer Mercedes-Benz dalam menjaga kualitas layanan.

Selain jadi ajang unjuk kemampuan, kegiatan ini juga membuka ruang bagi teknisi untuk bertukar pengalaman. Juga memperdalam pengetahuan seiring perkembangan teknologi kendaraan yang semakin kompleks.

Service excellence jadi hal penting dari Best Customer Experience secara keseluruhan. Para teknisi memiliki peran sangat penting untuk memastikan kendaraan konsumen mendapat layanan maksimal, baik perawatan juga perbaikan.

Donald Rachmat. Lewat kontes ini kita mau para teknisi terus berkembang (ist)

“Melalui ajang ini, kami memberi apresiasi kepada para teknisi sekaligus mendorong mereka untuk terus meningkatkan knowledge, skills, dan profesionalisme,” ujar Donald Rachmat, CEO Mercedes-Benz Indonesia.

Simulasi Kondisi Bengkel

Pada babak Grand Final, seluruh peserta menjalani serangkaian pengujian yang dirancang menyerupai kondisi nyata di workshop.

Setiap kategori punya tantangan berbeda untuk mengukur kemampuan teknis, ketelitian, efisiensi kerja, hingga kepatuhan terhadap prosedur keselamatan.

Di kategori Body & Paint, peserta wajib menyelesaikan proses pengecatan panel pintu dalam waktu satu jam dengan hasil akhir berkualitas tinggi. Termasuk di dalamnya akurasi warna dan color matching yang presisi.

Sedangkan kategori teknisi lainnya, finalis harus menemukan akar permasalahan pada sistem kendaraan, melakukan diagnosis, serta menentukan solusi yang tepat sesuai standar.

Penilaian kontes teknisi menilai banyak hal (ist)

Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mulai penggunaan peralatan, metode kerja, ketepatan analisis, hingga penerapan prosedur keselamatan kerja.

Pengujian menjadi gambaran nyata tantangan yang dihadapi teknisi modern dalam menangani kendaraan dengan teknologi yang semakin canggih.

Setelah melalui seluruh tahapan kompetisi, ditetapkan pemenang terbaik di masing-masing kategori:
Qualified Maintenance Technician: Muhammad Ikhsan (PT Citrakarya Pranata)
Qualified System Technician: Hasbila Hibatul (PT Arista Jaya Abadi)
Certified Diagnostic Technician: Rizal Nur (PT Suri Motor Indonesia)
Body & Paint: Suhardi (PT Suri Motor Indonesia)

Lebih dari sekadar mencari juara, ajang ini menjadi bagian dari program pengembangan bagi teknisi Mercedes-Benz di Indonesia.

“Seluruh finalis telah menunjukkan kemampuan dan dedikasi yang luar biasa. Bagi kami, pencapaian mereka bukan hanya tentang siapa yang menjadi pemenang, tetapi juga tentang semangat untuk terus belajar dan berkembang. Para teknisi merupakan bagian penting dari service excellence Mercedes-Benz, dan kami mengapresiasi kontribusi mereka dalam memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan,” kata Balian Prentolaharso, Head of Aftersales Mercedes-Benz Indonesia.

Melalui semangat “One Team. One Star.”, Mercedes-Benz Indonesia terus memperkuat kualitas layanan purna jual melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

  • Penulis: JasNy
expand_less