Wuling Mitra EV Masuk Armada DHL, Bidik Logistik Rendah Emisi
- account_circle JasNy
- calendar_month Kamis, 22 Okt 2026

Wuling Mitra EV jadi armada pengiriman DHL Express (Wuling)
Automotostyle – Kendaraan listrik mulai merambah sektor logistik. Wuling Motors memperkuat langkah tersebut melalui kerja sama dengan DHL Express Indonesia.
Sebanyak 30 unit Wuling Mitra EV Blind Van Long Range disiapkan untuk mendukung operasional pengiriman barang.
Serah terima simbolis armada tersebut berlangsung di fasilitas DHL Express, Halim, Jakarta (20/10).
Kolaborasi ini menjadi langkah konkret pemanfaatan kendaraan listrik komersial dalam aktivitas distribusi barang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada DHL Express atas kepercayaan yang diberikan kepada Wuling Motors melalui pemanfaatan Mitra EV sebagai bagian dari armada operasional,” ujar Arif Pramadana, Vice President Wuling Motors.
Menurutnya, kerja sama ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan operasional DHL Express sekaligus membuka peluang kolaborasi lebih luas untuk mempercepat perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Untuk mendukung aktivitas logistik, Wuling Mitra EV mengandalkan ruang kargo yang luas dan fleksibilitas akses barang. Kendaraan komersial listrik ini tersedia dalam varian Long Range dan Premium Range.
Jarak tempuhnya diklaim mencapai 400 kilometer berdasarkan pengujian CLTC. Kapasitas kargonya mencapai 6,5 m³, sehingga dapat menunjang kebutuhan pengiriman dengan volume barang yang beragam.
Akses bongkar muat juga dirancang praktis. Mitra EV memiliki pintu geser di kedua sisi serta pintu belakang asimetris yang dapat dibuka hingga 270 derajat.
Untuk pengisian daya, tersedia dukungan fast charging DC dengan konektor CCS2. Pengisian baterai dari 30% hingga 80% diklaim membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
Wuling juga membekali kendaraan ini dengan MAGIC Battery. Pilihan warnanya meliputi Polar White dan Mountain Grey.
Bagi DHL Express, penggunaan kendaraan listrik menjadi bagian dari upaya mengurangi emisi dari kegiatan pengiriman.
Langkah ini juga sejalan dengan meningkatnya kebutuhan layanan logistik yang memperhatikan aspek keberlanjutan.
“Pengoperasian kendaraan listrik ini membantu kami mengurangi emisi dari kegiatan pengiriman sekaligus memperkuat kemampuan dalam mendukung pelanggan yang terlibat dalam perdagangan internasional,” kata Ahmad Mohamad, Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia.
Ia menambahkan, penggunaan armada listrik menjadi salah satu langkah untuk membangun jaringan logistik Indonesia yang lebih rendah emisi tanpa mengabaikan kecepatan, keandalan, dan konektivitas layanan.
Kolaborasi dengan DHL Express memperluas pemanfaatan Wuling Mitra EV di sektor bisnis.
Tantangan berikutnya adalah memastikan kendaraan listrik mampu memenuhi kebutuhan operasional harian, termasuk jarak tempuh, waktu pengisian daya, dan efisiensi biaya.
Dengan pengadaan 30 unit ini, Wuling dan DHL Express mulai menguji peran kendaraan listrik komersial dalam mendukung distribusi barang yang lebih ramah lingkungan.
- Penulis: JasNy






