Hino Bus 4×4 Diperkenalkan di GIICOMVEC 2026, Siap Beroperasi Untuk Area Tambang
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026

Hino Bus 4x4 siap beroperasi di area tambang (ft: Redaksi)
Automotostyle – Mobilisasi para pekerja di tambang atau perkebunan kadang terkendala dengan kendaraan yang dipakai. Karena kontur jalannya, terkadang butuh mobil gerak 4 roda atau 4×4. Hal itu kini bisa diatasi oleh PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI).
Dalam keikutsertaannya pada ajang GIICOMVEC 2026 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta (8-11/4), Hino Indonesia menghadirkan Hino Bus 136 MDBL 4×4.
Yup, benar. Tidak salah baca.
Hino punya dan bisa melayani kebutuhan konsumen yang butuh bus 4×4. Bus ini milik PT Satria Jaya Sultra yang pusatnya di Sulawesi Tenggara.
Bus akan dipakai untuk mobilisasi karyawan di kawasan tambang. Dengan sistem 4×4, maka kendala ketika bertemu di jalan kurang bagus, licin dan lumpur bisa teratasi. Tentu dengan supir yang juga sudah berpengalaman menggunakan 4×4.
Hino Bus 4×4 ini diserahterimakan dari HMSI diwakilkan oleh Anton Nugroho, GMB Division Head kepada H. Sukri Aras yang merupakan pemilik tambang saat ajang GIICOMVEC 2026 (10/4).
Dengan hadirnya bus 4×4 ini menjadi bukti nyata kalau permintaannya ada, dan besar kemungkinan akan terus bertumbuh.
“Kami membutuhkan kendaraan yang aman dan tangguh untuk membawa para pekerja di area tambang. Hino Bus 4×4 ini menjadi solusi karena saya yakin mampu beroperasi di medan berat sekaligus memberi kenyamanan untuk pekerja,” jelas H. Sukri Aras.
Sementara itu, karena penggunaannya untuk di area tambang, maka keseluruhan sistem 4×4 masih manual. Ada tuas terpisah untuk mengubah dari sistem 4×2 menjadi 4×4. Bus harus berhenti untuk perpindahan ini.
Kemudian, ada juga 4×4 yang Low dan High. Ini sangat penting untuk menyesuaian dengan karakter kondisi jalan. Saat jalanan licin, pengemudi bisa memilih yang Low. Membiarkan bus untuk ‘merambat’ naik.

Namun ketika sudah agak mendatar bisa pindah ke High untuk bisa mendapat kecepatan yang lebih tinggi.
Menariknya, ada indikator yang memberi tahu posisi transmisi. Baik ketika 2WD, 4WD, Low atau High. Ini memudahkan pengemudi supaya tidak lupa posisi transmisinya.
Selain itu, ground clearance juga dibikin lebih tinggi dibanding yang standar. Ini wajar saja karena menyesuaikan dengan lokasi tambang. Sementara itu, bus Hino yang 4×4 ini merupakan satu-satunya yang diproduksi oleh APM-nya langsung. Juga memiliki Surat Uji Tipe (SUT) sehingga bisa BBN dan legal dipakai di jalan raya.

- Penulis: Redaksi






