Pertamina Fastron Hadir di GT World Challenge Asia 2026, Komitmen Dukung Motorsport Global
- account_circle JasNy
- calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026

Sean Gelael yang didukung Pertamina, pertama kali balap di sirkuit Mandalika. Torehkan podium (foto : MGPA)
Automotostyle – Sirkuit internasional, Pertamina Mandalika kembali menggelar balap internasional GT World Challenge Asia (1-3/5).
Gelaran akbar yang kedua kalinya ini, pihak Pertamina Lubricants, lewat Pertamina Faston turut hadir untuk menyemarakkan event tersebut. Lewat kolaborasi yang terjadlin dengan Lamborghini Squadra Corse.
Divisi balap Lamborghini tersebut menurunkan timnya untuk yang kedua kali dengan menggunakan Lamborghini Huracan GT3.
Sementara itu, pembalap Indonesia, Sean Gelael juga ikut balap di ajang tersebut. Menggunakan Ferrari bersama tim Garage 75, kiprah Sean terbilang cemerlang di balap putaran 3 (2/5).
“Ini jadi balap pertama saya di Mandalika. Punya hasil yang cukup gemilang di sini tentu sangat membanggakan dan menyenangkan. Saya senang dengan sirkuit ini karena sangat indah,” ucap pembalap yang juga mendapat dukungan dari Pertamina.
Ikut sertanya Sean dan pembalap Indonesia lainnya di GTWCA 2026 ini menjadi bukti bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing di panggung internasional.
Sementara itu, GTWCA merupakan balap turing paling kompetitif dan menarik untuk kawasan Asia. Berbagai brand mobil hadir di situ dengan mobil balapnya yang mutakhir.
Di Mandalika, ajang ini tidak hanya menjadi tontonan balap, tetapi juga menunjukkan kesiapan Indonesia dalam menggelar event motorsport berstandar internasional.
Partisipasi Pertamina Fastron dalam ajang ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus berada dalam ekosistem motorsport internasional. Juga terus mendukung kiprah pembalap-pembalap nasional sekaligus membawa nama Indonesia pada panggung global.
“Melalui kemitraan dengan Lamborghini Squadra Corse, serta dukungan terhadap Sean Gelael dan Dewa United Motorsports, kami tidak hanya mendukung industri olahraga balap, tetapi juga memperoleh knowledge dan insight teknis yang menjadi dasar pengembangan produk pelumas berkualitas global untuk kendaraan sehari-hari,” ujar Sigit Pranowo, Direktur Utama Pertamina Lubricants.
Berbagai informasi yang didapat langsung dari balap jadi masukan penting dalam pengembangan produk Pertamina Fastron.
Bisa bertahan saat kondisi ekstrem seperti suhu tinggi, tekanan mesin yang konsisten, serta karakter berkendara yang dinamis menjadi dasar dalam merancang pelumas yang mampu memberikan perlindungan optimal. Terlebih kondisi lalu lintas Indonesia yang terbilang padat sehingga menuntut pelumas yang andal.
- Penulis: JasNy










