Ijeck dan Ian Sukses Raih 5 Besar di Banua Rally 2026, Ini Strategi Yang Dipakai
- account_circle JasNy
- calendar_month Selasa, 12 Mei 2026

Ijeck membesut Skoda RS Rally2 di ajang kejurnas reli, Banua Rally 2026 (foto : IG Musa Rajekshah)
Automotostyle – Kejuaraan nasional reli putaran 1 dan 2 digelar di Banua, Kalimantan Selatan (8-10/5). Persaingan di atas lintasan yang licin dan berbatu sangat menantang. H. Musa Rajekshah yang berpasangan dengan Hervian Soejono merasakan hal tersebut.
Banua Rally 2026 menjalani 2 putaran sekaligus. Hari Sabtu menuntaskan 7 special stage (SS) untuk putaran 1, dan Minggu menghabiskan 6 SS.
Karakter lintasannya gravel dengan batuan lepas. Akan terbilang licin ketika diberi hujan.
“Secara keseluruhan reli Banua kemarin sangat bagus. Jadi pengalaman baru untuk saya, karena relinya sangat high speed. Tikungan-tikungan yang winding-nya bikin peserta ingin kencang terus. Mobil bisa sampai habis gigi dengan gas terus diinjak dalam. Sangat kencang,” ucap Ijeck, panggilan akrabnya.
Menggunakan Skoda Fabia RS Rally2, andalan tim Bla Bla Bla Motorsport ini menyebut kerap kali menyentuh limit putaran mesin ketika di lintasan.
Menurutnya, jika dibandingkan dengan reli di Rambong Sialang, Medan, Sumut yang kerap diikutinya, trek lurus di Banua Rally ini jauh lebih panjang. Sehingga speed juga menjadi lebih kencang.
Ijeck sendiri bertarung di kelas RC2, yang merupakan kelas ‘neraka’ dengan mobil-mobil yang sangat canggih. Di tengah gempuran para pereli muda, pria yang berasal dari Medan, Sumut ini masih menunjukkan tajinya.
Putaran 1 berhasil berada di posisi 5 besar overall. Kemudian putaran 2 berhasil di posisi 3 untuk kelas RC2 dan 4 untuk overall.
“Strateginya, saya tidak langsung kencang dari awal. Putaran 1 atau hari pertama reli, sebenarnya saya masih cari-cari setingan mobil. Karena baru pertama kali lagi pakai dan menyesuaiakan dengan lintasan. Ada cukup banyak yang diubah supaya sesuai dengan karakter trek,” ungkapnya.
“Kemudian untuk hari kedua (putaran 2, red), seting sudah mulai dapat. Saya sudah bisa lebih mengerti mobil, sudah lebih ‘kepegang’. Juga lebih nyaman nyupirnya. Sebab itu waktu bisa lebih maju lagi. Titik rem juga bisa lebih depat dengan tikungan. Saya juga lebih percaya diri dengan kemampuan mobil,” tambah pria yang senang naik KRL jika pergi ke kantor di bilangan Senayan ini. lagi.
Di balik sukses dirinya berada di 5 besar, pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumut ini mengapresiasi gelaran tersebut.

“Reli ini sangat bagus. Lintasannya termasuk kencang. Hanya saja rasanya perlu ada masukan sedikit. Trek-trek yang cenderung lurus atau terlalu winding, jaraknya jangan terlalu panjang. Dengan winding, pereli cenderung untuk tekan gas terus. Cukup bahaya untuk para pemula di reli. Bisa disiasati supaya lebih aman,” ucapnya kepada redaksi.
Hal tersebut akan semakin parah terutama ketika diberi hujan. Tentu lintasan akan terbilang licin. Pantauan redaksi, beberapa peserta harus keluar lintasan akibat trek yang licin.
Dengan perolehan tersebut menjadi penyemangat bagi Ijeck. Menurutnya masih ada 2 putaran lagi untuk bisa tampil maksimal.
- Penulis: JasNy










