Siap Hadapi Para Pereli Muda, Ini Tekad Ijeck di Reli 2026
- account_circle JasNy
- calendar_month Rabu, 13 Mei 2026

Ijeck bersaing di RC2 untuk mengejar gelar juara nasional. Tetap semangat di tengah maraknya pereli muda (foto : Sahabat Rally)
Automotostyle – Usia bukan menjadi penghalang untuk terus meraih prestasi. Inilah yang menjadi penyemangat Musa Rajekshah dalam mengikuti event kejuaraan nasional reli 2026 ini.
Berkaca dari line up peserta Banua Rally 2026, kejurnas reli putaran 1 dan 2, Ijeck demikian panggilannya bisa dibilang paling senior di kelas RC2 yang bertengger di 5 besar.
Mengandalkan Skoda Fabia RS Rally2, dirinya tak gentar menghadapi gempuran para pereli-pereli muda saat ini.
Bahkan beberapa diantaranya menyebut kalau Ijeck memang nyupirnya kencang dan wajib menjadi perhitungan.
Ijeck justru bersyukur kalau kini pereli banyak yang muda-muda dengan mobil-mobil canggih.
“Menghadapi para pereli muda ini, saya selalu siap. Justru saya juga sangat bersyukur dan senang dengan banyaknya pereli muda yang pakai mobil-mobil canggih,” ucapnya kepada redaksi melalui sambungan telepon.
“Artinya, regenerasi pereli ini berjalan dengan sangat baik. Akan ada terus generasi-generasi selanjutnya yang mampu dan bisa pakai mobil-mobil canggih itu,” tambahnya.
Semangat Ijeck terhadap gempuran pereli muda, terlihat dari tekadnya.
Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum IMI Sumut beberapa periode tersebut masih punya tekad yang kuat di reli.
“Dengan hadirnya para pereli muda ini, tekad saya tetap ingin meraih juara nasional reli 2026. Posisi perolehan point saat ini memang belum menguntungkan, tapi masih ada 2 putaran lagi di Sumut. Saya akan maksimalkan di sana, ‘rumah’ saya reli,” jelasnya kemudian.
Menjadi catatan, saat ini mobil-mobil tercanggih di reli Indonesia berada di level Rally2 atau kelas RC2. Mobil-mobil ini satu tingkat di bawah mobil-mobil reli dunia, WRC.
Ketika Banua Rally 2026, tercatat sebanyak 8 peserta menggunakan Rally2, itupun belum semuanya ikut. Memang ada Rally1, Ford Puma, tapi sampai saat ini baru 1 unit saja.
Selain itu, dirinya juga menyoroti mengenai datangnya mobil-mobil canggih ini.
Menurutnya, hal ini sudah sangat baik untuk keberlangsungan reli di Indonesia. Artinya, para peserta memang semangat dan ingin memajukan reli di Indonesia.
Bahkan tak jarang juga para peserta ini mendatangkan pereli dunia untuk menjadi mentor. Seperti Ryan Nirwan dan Putra Rizky.
“Perlu dijaga adalah konsistensi penyelenggaraannya. Saya tahu bikin event reli memang tidak mudah dan tidak murah, sebab itu harus kerja sama dengan banyak pihak. Bukan hanya itu saja, diharapkan juga bisa mendatangkan reli level Asia dan juga dunia. Dengan hadirnya event selain kejurnas, kita juga bisa mengukur kemampuan pereli kita dengan yang lain,”
Saat ini baru daerah Sumatera Utara saja yang rajin menggelar event Asia Pacific Rally Championship (APRC). Diharapkan ke depannya, APRC bisa terselenggara di daerah lain.
- Penulis: JasNy










