Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sport » Simpati Woman Rally Team (SWRT) Terbentuk, Mulai Berkiprah di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026

Simpati Woman Rally Team (SWRT) Terbentuk, Mulai Berkiprah di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026

  • account_circle JasNy
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026

Automotostyle – Kejurnas sprint rally putaran 2 akan menjadi debut pertama bagi Simpati Woman Rally Team (SWRT). Setelah tim ini diperkenalkan kepada media di Jakarta (26/6/2026).

Tim lahir atas inisiasi Rifat Sungkar dengan berkaca pada kondisi yang ada 2-3 tahun belakangan ini.

Para pereli wanita terus bertumbuh dan dengan coaching yang baik bisa setara dengan pereli kaum pria. Ini dibuktikan dengan kiprah Diva Zahra yang mulai melesat penampilannya setelah diasuh Rifat.

Selain itu juga karena di FIA ada program Woman in Motorsport, yang semakin menyadarkan kalau sebenarnya wanita juga tak bisa dipisahkan dari motorsport dalam berbagai bentuk.

Saat ini ada sekitar 13-15 wanita aktif di ajang kejurnas sprint reli, baik sebagai driver dan juga navigator.

“Mereka kita pillih tentu atas banyak pertimbangan. Paling utama konsistensi keikutsertaan mereka di setiap event. Selain itu progres yang dihasilkan dan lainnya. Kalau prestasi, nanti biasa mengikuti dari jam terbang dan konsistensi balap,” ucap Rifat ketika pengenalan tim.

Ketiga pereli wanita tersebut yakni Diva Zahra, Patricia Revalina dan Larasati Harahap. Sebelumnya, masing-masing sudah punya tim dan kini bergabung jadi satu.

“Tentu saya sangat senang bisa ikut gabung di tim ini. Kita bisa sharing lebih dalam lagi di sini. Beda-beda mobil yang kita pakai, enggak masalah, justru lebih seru,” ucap Larasari Harahap yang menggunakan Toyota Ist.

Sewajarnya tim balap, target pasti juga sudah ditentukan. Tapi tidak dengan tim yang baru lahir ini.

“Kita tidak menargetkan apa-apa untuk mereka. Kita ingin lepas saja, biarkan hasil terbaik dari masing-masing. Kita yakin kalau mereka masing-masing ingin tampil juara,” seru Rifat.

Hal ini nampak dari target pribadi yang dicanangkan Diva Zahra. Terlebih karena mobilnya sudah mengalami refresh.

“Target tim memang enggak ada. Tapi target pribadi ada. Pengin jadi juara di grup, atau jadi juara nasional kelaa Wanita. Tahun lalu enggak bisa dapat, mudah-mudahan tahun ini bisa,” sebut Diva.

Diva Zahra. Target tahun ini pengin juara nasional wanita (foto : JasNy)

Sementara itu, tim baru akan terjun di putaran 2, ternyata ada alasannya tersendiri.

Hal yang pertama, karena waktu yang sangat mepet untuk pembentukan dan pengenalan tim. Sehingga akhirnya putaran 1 di Medan, Sumatera Utara dilepas.

Hal berikutnya karena memang tim tidak memilih fokus untuk berlomba di permukaan aspal. Sangat masuk akal, karena sprint reli di Indonesia lebih banyak main di gravel. Sehingga lebih baik fokus di gravel.

Selamat berlomba.

  • Penulis: JasNy
expand_less