Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Tim Balap Toyota Umumkan Jajaran Pembalapnya, Tambah 2 Pembalap Muda Berbakat

Tim Balap Toyota Umumkan Jajaran Pembalapnya, Tambah 2 Pembalap Muda Berbakat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 9 Mar 2026

Automotostyle – Tim balap Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI) telah melakukan perkenalan para pembalapnya di ajang media gathering Toyota (6/3). Dalam kesempatan yang sama juga, TGRI mengumumkan menambah 2 cabang balap turing yang diikuti pada 2026 ini.

Tahun ini, balap yang akan diikuti TGRI relatif masih sama. Kejurnas slalom selalu ikut. Tetap dibela Alinka Hardianti, Anjas, Anza dan Naufal. Anjas dan Anza merupakan 2 peslalom TGRI yang sudah sangat solid.

Di slalom tetap menggunakan Toyota Agya Stylix yang sudah disesuaikan dengan kepentingan balap.

Balap berikutnya yakni sprint reli dan reli. Masih tetap mengandalkan pereli Ryan Nirwan dengan co-driver Adi Indiarto.

“Target tahun ini tetap sama seperti tahun lalu. Juara di setiap event dan juara umum. Kita akan sangat berusaha untuk maksimal di setiap event,” ucap Adi Indiarto, anak dari pereli tangguh Arief Indiarto.

Selanjutnya cabang balap AXCR (Asia Cross Country Rally) tetap mengandalkan TB Adhi dengan mobil Toyota Fortuner. Besar kemungkinan tahun ini TB, panggilannya akan mengandalkan co-driver dari Indonesia di ajang ini.

“Mulai kita timbang-timbang. Karena gue sudah mulai mendapat ritme balap di AXCR. Tapi kita lihat nantilah,” sebutnya.

Selanjutnya masuk ke balap turing, baik yang nasional maupun regional. Di balap turing ini ada perubahan susunan pembalap.

Untuk kejurnas, TGRI tetap mengandalkan ikut di ITCR 1.200 dengan Toyota Agya Stylix. Pembalapnya Amato Rudolph dan juga Farrel Rafellyno. Farrel menjadi pendatang baru di TGRI.

Pembalap usia 15 tahun ini akan menggunakan Toyota Agya yang tadinya dipakai Jordan Johan. Namun tentu sudah disesuaikan lagi untuk Farrel.

Jordan Johan berhenti dari TGRI?

Tidak. Karena dirinya mendapat mandat dari tim untuk berlaga di ajang GR86/BRZ Cup yang semua serinya di Jepang.

“Semua pembalap yang akan berlaga di luar kita test dulu di sirkuit dan juga teori. Hasilnya baru kita baca dan tentukan,” jelas Dimitri Fitra Ditama, Direktur TGRI.

Target untuk Jordan dari tim, meraih juara di setiap putarannya. Terkesan terburu-buru, tapi tim sudah punya data sehingga bisa punya target tersebut.

Terakhir, TGRI tahun ini akan ikut di ajang balap turing The Super Series (TSS). Tidak secara full, tapi hanya 2 putaran di sirkuit Sepang saja.

Mobil balap TGRI yang akan dipakai. Toyota Agya Stylix dan Toyota GR Supra GT4 Evo2 (Redaksi)

Pembalapnya, Haridarma Manoppo dan Syaukat Takuma dengan menggunakan Toyota GR Supra GT4 Evo2. Takuma juga merupakan pembalap yang baru bergabung di TGRI.

Ada alasan sangat jelas sehingga pembalap jangkung tersebut direkrut. Pertama, karena dirinya masih cukup muda. Kemudian Takuma sudah terbiasa pakai mobil kencang dengan gerak roda belakang. Terakhir kemampuan dirinya untuk membaca dan menganalisa data log komputer mobil.

  • Penulis: Redaksi
expand_less